Tirakatan Kemerdekaan RI

Menjelang hari kemerdekaan Bangsa Indonesia di desa saya banyak sekali kegiatan yang ada. Selain acara bersih-bersih desa, juga ada acara yang namanya tirakatan.

Tirakatan itu semacam acara malam penuh syukur akan limpahan usia dan rizky dari Allah SWT. Dalam acara itu, ada yang berbentuk pengajian, berbentuk obrolan sampai menjelang pagi, dan juga ada yang bersuka ria dengan menggelar acara musik yaitu dangdutan.

Kebetulan, di dukuh ini kakek saya menjabat sebagai ketua RW. Dimana dalam tugasnya, kakek saya mengayomi setiap warganya. Kakek saya begitu di segani di dukuh ini, setiap harinya selama saya di Klaten, dia disibukkan dengan banyak kegiatan. Ada kegiatan tentang acara menyambut 17an ini, acara persiapan Sholat Idul Fitri yang kemarin merupakan giliran dukuh kami, acara pemberantasan hama di sawah, juga acara-acara lainny yang salah satunya adalah persiapan pemilihan desa terbaru. Wah, how proud I am to being your grandchild. 🙂

Mungkin sebagian orang sudah tidak lagi peduli dengan arti kemerdekaan atau juga sebatas tahu saja tentang hari kemerdekaan. Tidak ada gempita ria memyambut hari kemerdekaan Indonesia ini. Bahkan sebagian pemuda-pemudi kita ini diminta upacara pun sudah tidak bersemangat lagi. Seperti tulisan fiksi saya setahun lalu.

Bagaimana selanjutnya nasip Bangsa kita ini kalau rakyatnya sudah tidak menghargai tentang kemerdekaan tersebut?

Itu yang menjadi pekerjaan rumah oleh setiap pemimpin Indonesia ini, juga kesadaran dari rakyatnya. Dan dengan cara malam tirakatan itulah, saya merasakan bahwa masih ada harapan-harapan yang di panjatkan oleh orang-orang sebagian kecil dari rakyat Bangsa Indonesia ini untuk menyambut kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kenapa harus ada acara tirakatan dan di disiarkan di Mesjid, Pak tuwo?”

“Untuk mengajak warga kita bebenah, dan siap-siap berdo’a untuk malam 17an.”

“Apakah itu masih dilaksanakan sampai dengan sekarang?”

“Jelas tho nduk. Itu kan tradisi mengenang bagaimana kemerdekaan itu di perjuangkan menggunakan darah dari pahlawan-pahlawan kita. Lha, kita sebagai pewaris kemerdekaan ya harus menjaga kemerdekaan ini. Jangan sampai direbut oleh siapapun.”

“Salah satunya dengan acara tirakatan?”

“Iya dong. Karena sebagian perangkat desa akan berkeliling menyaksikan dan melakukan pemeriksaan terhadap dukuh mana saja yang menyambut kemerdekaan ini. Acara seperti ini itu kan hanya setahun sekali. Hal kecil yang bisa dilakukan untuk Bangsa yang besar ini.”

Ah.. Mak jleb rasanya ya! Dan dari beberapa hari yang lalu sudah banyak bendera juga umbul-umbul yang dipasang di dukuh kami. Warnanya rame, penuh dengan semangat berkobar.

Indonesiaku, merah darahku, putih tulangku. Berkibarlah dilangit yang biru. Bernadalah dalam setiap dentuman lagu.
Karena Indonesiaku akan jaya selalu. 🙂

Selamat hari kemerdekaan Indonesia yang ke 68. Semoga menjadi Bangsa yang berpengaruh di kancah mata dunia. Dan semoga kemerdekaan ini memberikan rasa merdeka untuk setiap rakyatnya. Karena Indonesiaku bangsa yang penuh dengan keramah-tamahan.

***

Klaten, 16 Agustus 2013. 22.30WIB.

Ditulis ketika semua anggota keluarga saya terlelap, kecuali kakek saya yang masih menghadiri acara tirakatan.
Dalam malam ini, saya merasakan betapa saya rindu akan suasana peduli, kegotong-royongan, dan bersyukur yang lambat-laun mulai menghilang dari rakyat Indonesia.
Dan juga saya rindu merayakan kemerdekaan Indonesia ini, walau dengan satu acara kecil; tirakatan.
Dirgahayu Bangsaku, Dirgahayu Indonesiaku.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

2 thoughts on “Tirakatan Kemerdekaan RI

  1. Merdeka!!! Walau belum sepenuhnya buat “mereka” yang sedang berjuang secara ekonomi dengan kehidupannya di manapun. Salut buat Eyang kakung mu Nduee. Hal memang bikin kagenin ketika sesuatu yang sudah lama tak terlihat bisa kita saksikan. Sekali lagi, Merdeka!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: